Minggu, 16 Januari 2011

10 foto-foto luar angkasa yang LUAR BIASA INDAH !!

1. The Sombrero Galaxy
Posisi pertama foto terindah ditempati oleh The Sombrero Galaxy yang berjarak 28 juta tahun cahaya dari bumi – terpilih sebagai foto terbagus yang diambil oleh HubbleSpace teleskop. Dimensi galaxy, yang disebut dengan nama M104, sangat spektakular mempunyai 800 milyar matahari dan berjarak 50 ribu tahun cahaya dari ujung ke ujung nya.
Top 10 Hubble Space Pictures 

2. The Ant Nebula
Awan dari debu dan gas yang secara teknikal benama Mz3 kelihatan seperti semut ketika dilihat dari teleskop dari bawah. The Ant Nebula berjarak 3000 dan 6000 tahun cahaya dari bumi
Top 10 Hubble Space Pictures

3. Nebula NGC 2392
Posisi ketiga diduduki oleh Nebula NGC 2393 yang bernama Ekskimo karena kelihatan seperti sebuah wajah yang dikelilingi oleh tutup yang mirip rambut-rambut. Tutup ini adalah cincin yang berbentuk komet yang terbang dari bintang bintang berwarna. Ekskimo berjarak 5000 tahun cahaya dari bumi
Top 10 Hubble Space Pictures

4. Cat’s Eye Nebula
Top 10 Hubble Space Pictures

5. The Hourglass Nebula
Berjarak 8,000 tahun cahaya dari bumi
Seperti diperas di tengah karena angin yang membentuknya lebih lemah di pusat nya
Top 10 Hubble Space Pictures

6. Cone Nebula.
Berjarak 2.5 tahun cahaya (yang setara dengan 23 juta trip pulang pergi ke bulan)
Top 10 Hubble Space Pictures

7. The Perfect Storm
Top 10 Hubble Space Pictures


8. Starry Night
Dinamai Starry Night karena mengigatkan para astronom dengan lukisan Van Gogh yang memiliki cahaya di sekitar bintang-bintang di bima sakti
Top 10 Hubble Space Pictures


9. The glowering eyes
The glowering eyes berjarak 114 juta tahun cahaya dan merupakan gabungan dari dua galaxy yang bernama NGC 2207 dan IC 2163
Top 10 Hubble Space Pictures


10. The Trifid Nebula. A ‘stellar nursery’
berjarak 9,000 tahun cahaya dari bumi dan merupakan tempat dimana bintang-bintang baru, it is where new stars are being born.
Top 10  Hubble Space Pictures

Argentavis, Burung Prasejarah Terbesar di Dunia

Kurang lebih pada enam juta tahun silam, seekor burung raksasa dengan bentuk yang mengejutkan terbang di atas sebuah padang rumput yang tak bertepi dalam sekilas pandang di wilayah Argentina. Bentuknya menyerupai pesawat mini model masa kini, dengan bobot lebih dari 60 kg.



Namun burung raksasa Argentavis Argentina yang sudah punah ini tidak memiliki otot yang cukup kuat untuk mendorong sepasang sayapnya agar bisa terbang di angkasa. Karena itu bagaimana sebenarnya burung ini mampu terbang di angkasa luas, dahulu hal ini merupakan misteri yang sulit dipecahkan.

Kasus ini telah membuat bingung ahli paleontologi selama beberapa dasarwarsa. Namun dalam laporan investigasi yang dipublikasikan beberapa waktu lalu peneliti asal AS menemukan bahwa, pada dasarnya burung raksasa prasejarah ini adalah seekor ahli peluncur dan hewan tersebut tahu bagaimana menggunakan arus udara panas untuk terbang.

Dalam sebuah forum komunikasi akademi ilmu pengetahuan AS, profesor geologi dari museum Institut Sains dan Teknologi Texas, Chartez mengatakan, “begitu naik ke angkasa, maka terbang pun tidak lagi menjadi soal bagi burung raksasa Argentina ini."

Chartez memimpin sebuah tim ahli, dengan prinsip teori dinamika udara (aerodinamika) meneliti prinsip terbang burung prasejarah ini, sekaligus menganalisa parameter terbang burung raksasa Argentina ini dengan simulasi terbang.

Hasil penelitian mereka menunjukkan, bahwa seperti kebanyakan burung darat berpostur besar lainnya. Di mana meski tidak kuat untuk terbang karena postur mereka yang terlalu besar, namun burung raksasa ini malah dapat meluncur dengan mudahnya, dengan kecepatan terbang saat kondisi memungkinkan mencapai 100 km lebih.

Seperti misalnya gypsfulvus (sejenis elang bangkai), burung raksasa Argentina memerlukan arus udara panas yang naik dari pegunungan andes saat terbang, uap yang naik di padang rumput.

Dan seperti burung berpostur besar lainnya, burung raksasa Argentina terbang berputar menggunakan arus udara panas, dalam jarak penerbangan dari sarang sampai menangkap mangsa, burung raksasa ini terbang dan terbang lagi dengan menggunakan uap panas.

Chartez mengatakan: “masalah terbesar yang dihadapi oleh burung raksasa Argentina ini saat terbang adalah bagaimana caranya meninggalkan permukaan, sebab saat berdiri di permukaan tanah, sang burung raksasa sama sekali tidak dapat terbang. Sehingga dengan demikian, burung raksasa ini mungkin terbang dengan menggunakan sayap peluncur seperti pilot."

Argentavis:









coba bandingkan dengan ukuran benda yang ada di bumi:



Sabtu, 15 Januari 2011

10 tempat yg mungkin lenyap karena perubahan iklim

Perubahan iklim yang ekstrim dapat mengakibatkan hilangnya ciri dari sebuah daratan.
Entah itu naiknya permukaan laut, penggurunan, angin musim deras, gletser meleleh atau pengasaman laut, perubahan iklim dengan cepat mengubah Daratan planet kita.
Kita mungkin menjadi salah satu generasi terakhir untuk melihat beberapa tempat bumi paling yang dihargai.
Berikut daftar 10 tempat tersebut :


1.Taman Nasional Glacier 



2.Venesia, Italia



3.Great Barrier Reef
 4.Sahara Afrika
5.Maladewa


6.Patagonia



7.Bangladesh



8.Alaska tundra



9.Australia Selatan



10.Alpen
 

peristiwa pemusnahan yg hampir seketika

Di dunia ini semuanya seimbang, ada terang maka ada gelap, ada baik maka ada buruk, dan ada materi maka ada antimateri.

Anti materi tu kurang lebih benda dengan massa yang sama tapi dengan muatan yang berlainan, contoh: positron yang merupakan anti elektron memiliki muatan positif dan anti proton memiliki muatan negatif. Terus kalo ada positron mengorbit ke anti proton, maka akan terbentuk anti-hydrogen.
Jika keduanya bertabrakan, dalam waktu sepersekian detik saja, massa keduanya berubah menjadi ledakan energi yg amat besar. Setetes anti materi bisa melenyapkan materi dalam radius (kalo ga salah) 1 milyar. 

Diduga peristiwa big bang terjadi karena terjadi reaksi pertemuan materi dan anti materi. maksudnya, anti materi diciptkan ketika big bang pertama, namun gak musnah, mengapa? Pada saat bigbang memang sudah habis bereaksi dengan materi, namun anti materi baru masih terus tercipta hingga saat ini! kenapa? karena alam semesta ini khan sangat dinamis dan dipenuhi oleh energi yang sangat besar, dan banyak partikel² berenergi tinggi (berupa sinar kosmik) mucul dan bertumbukan baik di bintang², nebula, atmosfir planet² termasuk bumi, dan di laboratorium² peneliti partikel. Dari tumbukan² antar partikel berenergi tinggi inilah muncul tidak hanya partikel², tapi juga anti² partikel pembentuk anti materi. Meskipun anti materi ini kembali hancur menjadi energi dalam hitungan mikrodetik, tapi terjadi secara terus-menerus.